Pada tahun ini dua kali saya ke Yogya, dua-duanya bersama keluarga. Awal tahun kami menginap di hotel Melia Purosani di kawasan Malioboro yang merupakan hotel bintang lima. Sudah tentu segala servis dan fasilitasnya adalah sangat baik. Jadi tidak menarik lagi untuk direview. Kali yang kedua kami ingin mencoba menginap di hotel budget. Mula-mula pilihannya jatuh di Delta homestay di jalan Prawirotaman, setelah membaca review dari salah satu moderator milis ibackpackerclub atau Indonesia Backpacker Club dan pada situs Semarang backpacker. Saya sudah mencoba memesan 2 bulan di muka, tapi ternyata Delta homestay tersebut sudah fully booked. Akhirnya pilihan berikutnya adalah menginap di Duta guesthouse yang berada dibawah satu management dengan Delta homestay. Ternyata pilihan tidak meleset, kami cukup puas disana. Fasilitas hotel tentulah di bawah hotel bintang lima, tapi bicara servis, ternyata tidak kalah dengan hotel bintang lima. Segala sesuatu responnya sangat cepat dan ramah. Review Duta Guesthouse dapat dibaca disini. Berikut adalah beberapa informasi mengenai kota Yogyakarta.

Transportasi

Dari Jakarta ke Yogyakarta ada beberapa pilihan transportasi:

– Naik kereta api yang tersedia mulai dari kelas ekonomi sampai kelas eksekutif. Banyak pilihan jam keberangkatan mulai dari pagi s/d malam. Jenis dan jadwal kereta api dapat dilihat disini (Lama perjalanan ± 12 jam).

– Naik bis antar kota. Hampir sama dengan kereta api, banyak pilihan jenis bis dan jam keberangkatan. (Lama perjalanan ± 12 jam)

– Naik pesawat. Maskapai penerbangan yang punya rute ke Yogya adalah Garuda, Mandala, Lion air, AirAsia, dan Batavia (Lama perjalanan hanya ± 1 jam).

Dari bandara ke Tugu/Malioboro sebagai pusat kota, lama perjalanan dengan mobil ± ½ jam. Sedangkan stasiun kereta sendiri terletak di kawasan Malioboro.

Kota terdekat dari Yogyakarta adalah Solo (± 1.5 jam perjalanan), Magelang (± 1 jam perjalanan) dan Semarang (± 3 jam perjalanan). Banyak travel dan bis antar kota yang melayani rute antar kota tersebut.

Untuk transportasi lokal :

– Becak merupakan transportasi yang paling mudah ditemui di Yogya, yang dapat mengantar kita hampir ke seluruh pelosok kota. Tapi tawar baik2 dimuka dan kasih tau tujuan yang pasti. Kalau tidak, cukup banyak tukang becak (umumnya sekitar wilayah Malioboro dan Prawirotaman) yang giat membujuk kita untuk singgah di tempat oleh-oleh dan kalau tidak berhasil mereka kadang minta tambahan ongkos.

– Andong atau delman. Naik delman atau andong di Yogya merupakan pengalaman yang menyenangkan.

– Taxi, cukup banyak terdapat di Yogya

– Busway atau Trans Yogya. Seperti Jakarta, kota Yogya juga memiliki busway, yang rutenya cukup banyak. Trans Yogya melewati tempat-tempat turis seperti: Kota gede, candi Prambanan dan tentu saja Malioboro. Bahkan ada trans Yogya yang khusus melayani penumpang sampai ke bandara.

– Mobil sewaan. Yogyakarta memiliki cukup banyak perusahaan car rental.

Penginapan

Yogya memiliki banyak penginapan, mulai dari yang sangat mahal sampai dengan yang termurah. Uniknya, banyak hotel atau guesthouse yang tarifnya bukan saja termasuk breakfast tapi juga diberikan snack sore. Berikut adalah penginapan yang saya rekomendasikan karena the best menurut pengalaman menginap saya/credible friend:

Hotel 5* : Hotel Meliapurosani di kawasan sekitar Malioboro, tarif nya: ± Rp.550.000 s/d 650.000/malam untuk standard room. Informasi detail klik disini

Hotel 4* : Hotel Santika di kawasan tugu (15 menit jalan kaki ke Malioboro), tarifnya: ±Rp.400.00 s/d 550.00/malam untuk standard room. Informasi detail klik disini.

Hotel 3* : Hotel Ibis Malioboro, tarifnya ± Rp.400.000 s/d Rp.500.000/malam untuk standar room. Informasi detail klik disini.

Hotel melati : Duta Garden Hotel di International Village Prawirotaman (15 menit ke Malioboro dengan becak), tarifnya ± Rp.300.000 s/d Rp.350.000/malam untuk standard room. Informasi detail klik disini

Peti Mas Guesthouse di Malioboro (tepatnya jalan Dagen), tarifnya Rp.476.000,-/malam untuk standard room.

Duta Guesthouse di International Village Prawirotaman (15 menit ke Malioboro dengan becak), tarifnya ± Rp.180.000 s/d Rp.275.000/malam untuk standard room. Informasi detail klik disini.

Delta Homestay di International Village Prawirotaman (15 menit ke Malioboro dengan becak), tarifnya ± Rp.130.000/malam untuk standard room. Informasi detail klik disini.

Ket: Malioboro merupakan pusat kota, jadi informasi lokasi hotel di ukur dari Malioboro.

Tempat-tempat menarik

– Malioboro. Tentu saja tidak sah kalau jalan-jalan ke Yogya tanpa pergi dan berbelanja ke Malioboro.

– Pasar Beringhardjo, pasar tradisional yang menjual batik terlengkap dan termurah terletak di kawasan Malioboro.

– Candi Borobudur (± 1.5 jam perjalanan), pernah menjadi salah satu keajaiban dunia.

– Kraton Yogyakarta merupakan salah satu tujuan wisata yang unik dan menarik.

– Candi Prambanan, candi yang indah dan menarik. Setiap malam bulan Purnama .diselenggarakan sendratari Ramayana di pelataran candinya.

– Kota gede, tempat kerajinan perak.

– Kaliurang, merupakan mountainside yang asyik untuk dikunjungi.

– Kasongan, tempat kerajinan keramik mulai yang besar sampai yang kecil

– Pantai Parangtritis (± 1,5 jam perjalanan), merupakan pantai dengan panorama indah, banyak wisman yang datang ke pantai ini untuk menyaksikan sunset serta memiliki beberapa objek wisata disekitarnya, ct.: gua langse, pemandian padang werang, dan lain-lain bisa dilihat disini

– Benteng Vredeburg, benteng ini benteng peninggalan jaman Belanda. Merupakan musem sejarah yang memiliki ruang diorama yang menceritakan peristiwa jaman dulu melalui lukisan tiga dimensi yang indah dan menarik. Letaknya di ujung jalan Malioboro.

– Kampus Universitas Gadjah Mada merupakan universitas tertua di Indonesia, memiliki gedung pusat yang besar dengan arsitekturnya yang sangat indah dan antik.

Tempat belanja oleh-oleh:

– Lagi lagi kawasan Malioboro dan sekitarnya

– Kawasan jalan Mataram dan Patuk untuk membeli oleh-oleh makanan kering

– Kawasan Mjilan untuk oleh-oleh gudeg.

Tempat makan yang khas Yogya

– Lesehan di muka toko-toko yang ada di sepanjang jalan Malioboro, buka mulai pukul 20.30

– Tempat gudeg di kawasan Mjilan dekat keraton, yang terkenal Gudeg Yu Djum di Jl. Wijilan No. 31

– Restoran Gajah Wong di jalan Gejayan

– Sate Samirono semua cabang

– Ikan dan seafood di daerah Pakem, disini ada beberapa garden restoran. Rumah makan seperti ini yang mula-mula ada adalah RM Morolejar, tapi saat ini sudah banyak resto sejenis disekitarnya.

– Macam-macam restoran ayam bakar dan goreng, bisa lihat disini

Bila ingin bepergian, sebaiknya membuat rencana perjalanan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here